MUSI RAWAS | Lintas Desa — Senin, 2 Februari 2026
Sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, personel Polsek BTS Ulu Polres Musi Rawas kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui program Polri Untuk Masyarakat. Kali ini, polisi turun langsung membantu evakuasi jenazah warga yang terhambat akibat luapan air sungai.
Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Kabupaten penghubung Musi Rawas–Kabupaten PALI, tepatnya di kawasan Trans HTI, Kecamatan BTS Ulu. Luapan Sungai Cawang dan Sungai Teras menggenangi badan jalan hingga membuat ambulans tidak dapat melintas, Senin (2/2/2026).
Jenazah yang hendak dievakuasi diketahui bernama Hendi bin Mustopa (30), warga Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas. Almarhum meninggal dunia di Yogyakarta karena sakit dan dibawa pulang ke kampung halaman menggunakan ambulans untuk dimakamkan.

Melihat kondisi tersebut, personel Polsek BTS Ulu dengan sigap membantu proses pemindahan jenazah secara manual agar dapat melewati dua titik genangan air di sekitar jembatan Sungai Cawang dan Sungai Teras.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek BTS Ulu AKP Fauzan Aziman, S.H., membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, anggota kami membantu proses evakuasi jenazah karena ambulans tidak bisa melintas akibat luapan air. Ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar AKP Fauzan Aziman saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, tingginya curah hujan menyebabkan debit air sungai meningkat hingga menutup akses jalan utama. Dengan kondisi darurat tersebut, personel kepolisian berinisiatif agar jenazah dapat sampai ke rumah duka dengan aman dan lancar.
Selain itu, Kapolsek juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih waspada saat melintas di jalur Musi Rawas–PALI, khususnya di musim penghujan.
“Jalan licin dan genangan air sangat berbahaya. Kami imbau warga untuk lebih berhati-hati dan, bila memungkinkan, melintas pada siang hari demi keselamatan,” pungkasnya.
Andi /Agus
