LINT@SDESANEWS.ID JOGJA -Para musisi jalanan dan pelaku seni yang tergabung dalam kelompok SENIMAN JALANAN JOGJA menggelar aksi penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan.
Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan di kawasan simpang lampu merah Taman Denggung, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin (31/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para seniman jalanan berbagi tugas. Sejumlah musisi memainkan alat musik dan menyanyikan lagu-lagu yang mengangkat keresahan sosial, sementara anggota lainnya berkeliling mendatangi para pengendara yang ingin memberikan donasi secara sukarela.
Inisiator aksi, yang juga dikenal sebagai salah satu pentolan musisi jalanan Jogja, Mas Kiki, menyampaikan bahwa kegiatan serupa bukan pertama kali dilakukan. Menurutnya, para Seniman Jalanan Jogja kerap menggelar aksi solidaritas ketika terjadi bencana yang membutuhkan perhatian dan bantuan masyarakat.
Kelompok Seniman Jalanan Jogja yang bermarkas di kawasan Patung Pancor, Taman Denggung, menjadi wadah bagi anak jalanan, seniman jalanan, pengamen, serta masyarakat pinggiran yang hidup dan berkarya di balik gemerlapnya Kota Jogja.
Seluruh uang hasil mengamen dan penggalangan dana selama satu hari tersebut direncanakan untuk disalurkan kepada korban gempa dan Karhutla melalui platform digital Kitabisa.
Pembina sekaligus pendamping Seniman Jalanan Jogja, yang akrab disapa Pak Gondrong dan Pak Iwee, mengatakan aksi tersebut lahir dari rasa empati dan kepedulian para musisi jalanan terhadap saudara-saudara mereka yang sedang tertimpa musibah.
«“Sedih rasanya jika di belahan Indonesia lainnya ada saudara kita yang membutuhkan uluran tangan, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa. Makanya, kami berusaha menjadi perantara bagi mereka yang membutuhkan bantuan,” ujar mereka saat ditemui di simpang empat Taman Denggung.»
Di sela-sela kegiatan, turut hadir Bung Brori, salah seorang aktivis Borneo Nol Derajat dari Kalimantan. Ia secara langsung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para Seniman Jalanan Jogja atas aksi kepedulian tersebut.
Menurutnya, kegiatan penggalangan dana tersebut merupakan bentuk nyata solidaritas masyarakat lintas daerah terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah di Kalimantan maupun NTT.
Aksi para Seniman Jalanan Jogja ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat datang dari berbagai kalangan. Dengan keterbatasan yang mereka miliki, para musisi dan pelaku seni jalanan berusaha memberikan kontribusi melalui karya dan kemampuan mereka demi membantu sesama yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Redaksi
